Gratis · Cepat · Privasi

Cara memperbaiki galat token tak terduga pada JSON

Pesan Unexpected token adalah salah satu galat parsing JSON yang paling membingungkan.

Menunjukkan posisi token tak terduga dengan tepat

🔒

Menjelaskan penyebab umum galat parsing ini

Menampilkan baris dan kolom galat pertama

Berjalan di browser, gratis tanpa pendaftaran

Biaya
Tingkat gratis
Pendaftaran
Tidak diperlukan
Pemrosesan
Sesuai alat
Privasi
Metode dijelaskan
IframeResponsifAtribusi disertakan

Tambahkan Validator JSON ke situs Anda

Pasang Validator JSON di blog, dokumentasi, intranet, atau portal sekolah dengan iframe. Pemrosesan, privasi, dan batas penggunaan sama seperti pada halaman alat lengkap.

  • Satu baris HTML siap salin
  • Responsif untuk berbagai lebar
  • Tidak ada kredensial API di cuplikan

Kode embed

<iframe
  src="https://www.fixtools.io/json/json-validator?embed=1&lang=id"
  width="100%"
  height="780"
  frameborder="0"
  style="border:0;border-radius:16px;max-width:900px;"
  title="Validator JSON by FixTools"
  loading="lazy"
  allow="clipboard-write"
></iframe>

Ramah atribusi: tautan kecil "Powered by FixTools" muncul di footer embed.

Memahami dan memperbaiki galat token tak terduga pada JSON

Galat Unexpected token, atau token tak terduga, muncul ketika parser membaca dokumen karakter demi karakter dan tiba pada sesuatu yang tidak sesuai aturan tata bahasa JSON di posisi tersebut. Istilah token merujuk pada unit terkecil yang bermakna, seperti tanda kurung, koma, tanda kutip, angka, atau kata kunci true, false, dan null. Ketika parser mengharapkan salah satu bentuk tertentu namun menemukan karakter lain, ia berhenti dan melaporkan token yang tidak diharapkan itu. Pesan ini sebenarnya sangat membantu, karena selalu menyertakan posisi. Alih-alih menganggap seluruh dokumen sekadar rusak, Anda mendapat petunjuk tepat di mana pembacaan gagal. Memahami bahwa galat ini menandai titik pertama ketidakcocokan membuat Anda tahu ke mana harus mulai memeriksa lebih dulu.

Ada beberapa penyebab umum galat token tak terduga. Yang paling sering adalah tanda kutip tunggal alih-alih ganda, karena JSON hanya menerima kutip ganda untuk kunci dan string. Penyebab lain adalah koma yang salah tempat, seperti koma ganda, koma di awal, atau koma akhir sebelum kurung penutup. Kurung kurawal atau kurung siku yang tidak seimbang juga memicu galat ini, misalnya lupa menutup sebuah objek. Nilai teks yang ditulis tanpa tanda kutip, misalnya sebuah kata biasa yang tidak dibungkus kutip ganda, akan dibaca sebagai token asing. Karakter tersembunyi juga bisa menjadi biang keladi, misalnya tanda petik keriting hasil salin dari editor teks, atau karakter BOM di awal berkas. Karena penyebabnya beragam, mengetahui posisi galat adalah langkah pertama yang paling menentukan.

Alat ini memudahkan pelacakan dengan menunjukkan posisi galat pertama, persis seperti JSON.parse pada mesin JavaScript. Ketika Anda memvalidasi, parser berhenti pada token tak terduga yang pertama ditemukan dan menampilkan alasan singkat beserta baris dan kolomnya. Fokuskan perhatian Anda pada karakter di posisi itu dan tepat sebelumnya, karena galat sering menunjuk ke tempat parser berhenti, bukan selalu ke karakter yang secara logis keliru. Misalnya, kutipan yang tidak ditutup di satu baris bisa membuat parser tersandung beberapa karakter kemudian. Karena alat hanya melaporkan satu galat pada satu waktu, Anda memperbaiki yang pertama, memvalidasi ulang, lalu menangani yang berikutnya bila ada. Pola bertahap ini mengubah pesan yang tadinya membingungkan menjadi daftar perbaikan yang jelas dan terurut.

Setelah menemukan posisinya, perbaikan bergantung pada jenis token yang bermasalah. Jika penyebabnya kutip tunggal, ganti menjadi kutip ganda. Jika ada koma ganda atau koma akhir, hapus koma yang berlebih. Jika sebuah nilai teks tidak memiliki tanda kutip, bungkus dengan kutip ganda. Jika kurung tidak seimbang, tambahkan pasangan penutup yang kurang atau hapus pembuka yang berlebih. Untuk karakter tersembunyi seperti tanda petik keriting atau BOM, ketik ulang bagian yang terdampak agar bersih dari karakter asing. Semua penyuntingan dan pemeriksaan ini Anda lakukan di dalam browser secara lokal, dan teks JSON tidak pernah diunggah ke server mana pun. Dengan begitu Anda bisa memperbaiki respons API atau berkas konfigurasi yang berisi informasi rahasia tanpa khawatir data Anda meninggalkan perangkat.

Perlu ditegaskan bahwa alat menandai dan menjelaskan token tak terduga, tetapi Andalah yang menerapkan perbaikannya. Validator tidak mengubah dokumen secara diam-diam, sehingga kendali penuh tetap di tangan Anda dan tidak ada penyuntingan yang terjadi tanpa persetujuan Anda. Kemampuan melacak galat parsing dengan cepat sangat berharga dalam pekerjaan nyata. Anda dapat memeriksa respons API sebelum kode Anda mengonsumsinya, sehingga bisa membedakan bug pada klien dari data yang memang cacat dari server. Anda juga bisa memvalidasi berkas konfigurasi JSON sebelum deployment agar satu karakter salah tempat tidak menggagalkan seluruh proses. Setelah dokumen bebas galat sintaks, alat masih bisa memvalidasi struktur terhadap JSON Schema bila Anda menyediakannya, memastikan payload tidak hanya terparsing tetapi juga sesuai kontrak yang Anda tetapkan.

Cara menggunakan alat ini

💡

Tempel JSON Anda ke validator tertanam, klik validasi, lalu gunakan baris dan kolom yang ditunjuk untuk menemukan dan memperbaiki token tak terduga.

Cara Kerja

Panduan langkah demi langkah untuk cara memperbaiki galat token tak terduga pada json:

  1. 1

    Tempel atau muat JSON bermasalah

    Tempelkan teks JSON yang memunculkan galat token tak terduga, atau muat berkas .json dari komputer Anda. Berkas dibaca secara lokal di browser tanpa diunggah, jadi aman untuk payload atau konfigurasi yang berisi data sensitif.

  2. 2

    Jalankan validasi

    Klik tombol validasi agar alat mem-parsing dokumen memakai logika JSON.parse. Jika ada karakter salah tempat, parser berhenti dan melaporkan token yang tidak diharapkan beserta posisinya, alih-alih sekadar mengatakan bahwa dokumen gagal diparsing.

  3. 3

    Lompat ke posisi galat

    Baca baris dan kolom yang ditunjuk pesan galat, lalu arahkan perhatian ke karakter di posisi itu dan sekitarnya. Token tak terduga biasanya berada tepat pada atau sesudah karakter terakhir yang masih valid dibaca parser.

  4. 4

    Identifikasi karakter penyebab

    Periksa apakah ada tanda kutip tunggal, koma ganda, kurung yang hilang, atau teks tanpa kutip di posisi tersebut. Cocokkan temuan Anda dengan aturan JSON untuk memahami mengapa karakter itu dianggap tidak diharapkan.

  5. 5

    Perbaiki lalu validasi ulang

    Betulkan karakter yang bermasalah, misalnya mengganti kutip tunggal menjadi ganda atau menutup kurung yang kurang. Jalankan validasi lagi, dan ulangi hingga alat mengonfirmasi seluruh dokumen valid tanpa galat tersisa.

Contoh nyata

Situasi umum di mana pendekatan ini benar-benar membuat perbedaan:

Melacak galat parsing pada respons API

Kode Anda melempar Unexpected token saat mem-parsing respons sebuah endpoint. Tempelkan payload mentah ke alat, yang menunjuk posisi persis karakter bermasalah. Anda cepat mengetahui apakah server mengirim data cacat atau ada kutip yang tidak ditutup.

Memperbaiki config sebelum deployment

Sebuah berkas konfigurasi JSON menolak dimuat karena token tak terduga. Muat berkas ke alat untuk melihat baris dan kolom galat, temukan kurung yang kurang atau koma salah tempat, perbaiki, lalu validasi ulang sebelum mengirimnya ke produksi.

Membersihkan JSON hasil salin dari editor

Menyalin JSON dari dokumen atau chat kadang menyisipkan tanda petik keriting yang menyerupai kutip biasa. Alat menandainya sebagai token tak terduga di posisi tepat, sehingga Anda bisa mengganti karakter tersembunyi itu dengan kutip ganda yang benar.

Tips profesional

Dapatkan hasil yang lebih baik dengan saran ahli ini:

1

Periksa karakter tepat sebelum posisi galat

Parser sering berhenti beberapa karakter setelah kesalahan sesungguhnya, misalnya karena kutip yang tidak ditutup. Saat alat menunjuk suatu posisi, tinjau juga karakter sebelumnya pada baris yang sama untuk menemukan tanda kutip atau kurung yang hilang.

2

Waspadai tanda petik keriting dari hasil salin

Editor teks dan aplikasi chat kadang mengubah kutip lurus menjadi petik keriting yang tidak valid di JSON. Bila galat menunjuk ke awal sebuah string, ketik ulang tanda kutipnya secara langsung agar Anda yakin memakai kutip ganda yang benar.

3

Selesaikan satu galat lalu validasi ulang

Karena parser melaporkan satu token tak terduga pada satu waktu, jangan mencoba menebak semua kesalahan sekaligus. Perbaiki yang pertama, jalankan validasi lagi, dan biarkan alat memandu Anda ke galat berikutnya hingga dokumen bersih.

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

Artinya parser menemukan karakter yang tidak sesuai aturan tata bahasa JSON di suatu posisi. Token adalah unit bermakna seperti koma, kurung, atau tanda kutip. Ketika parser mengharapkan bentuk tertentu tetapi menemukan yang lain, ia berhenti dan melaporkan token tak terduga itu beserta lokasinya.
Penyebab tersering adalah tanda kutip tunggal alih-alih ganda, koma yang salah tempat seperti koma ganda atau koma akhir, kurung yang tidak seimbang, dan nilai teks tanpa tanda kutip. Karakter tersembunyi seperti petik keriting atau BOM di awal berkas juga sering menjadi biang keladinya.
Karena parser berhenti di titik pertama ia tak bisa melanjutkan, yang mungkin beberapa karakter setelah kesalahan sesungguhnya. Kutip yang tidak ditutup, misalnya, membuat parser membaca terus hingga tersandung. Karena itu periksa juga karakter sebelum posisi yang ditunjuk alat.
Tempelkan JSON ke alat lalu validasi. Parser menampilkan baris dan kolom token tak terduga yang pertama. Lompat ke posisi itu, tinjau karakter di sana dan sekitarnya, lalu cocokkan dengan aturan JSON untuk mengenali karakter mana yang salah tempat.
Tidak. Alat menandai token tak terduga dan menjelaskan penyebabnya, tetapi perbaikan tetap Anda lakukan sendiri. Dengan begitu data Anda tidak diubah tanpa sepengetahuan Anda, dan Anda dapat memilih perbaikan yang tepat sesuai konteks dokumen.
Tidak. Seluruh proses berjalan secara lokal di browser Anda memakai mesin JavaScript perangkat. Teks yang Anda tempelkan dan berkas yang Anda muat tidak pernah dikirim ke server mana pun, sehingga payload atau konfigurasi sensitif Anda tetap privat sepenuhnya.
Karena parser hanya melaporkan galat pertama pada satu waktu. Dokumen Anda mungkin punya beberapa token tak terduga. Setelah memperbaiki yang pertama, validasilah ulang agar alat menunjukkan galat berikutnya, dan ulangi hingga seluruh dokumen dinyatakan valid.

Siap untuk memulai?

Buka Validator JSON untuk melihat batas gratis dan metode pemrosesannya.

Buka Validator JSON →

Tingkat gratis · Tanpa akun · Batas transparan