JSON yang tidak valid selalu punya penyebab konkret, dan memperbaikinya jauh lebih mudah setelah Anda tahu persis apa dan di mana masalahnya.
Memuat Validator JSON…
Mengidentifikasi apa yang membuat JSON tidak valid
Menandai titik persis kesalahan beserta alasannya
Mencakup penyebab umum: koma akhir, kutip salah, kurung terbuka
Berjalan lokal di browser, JSON tidak pernah diunggah
Pasang Validator JSON di blog, dokumentasi, intranet, atau portal sekolah dengan iframe. Pemrosesan, privasi, dan batas penggunaan sama seperti pada halaman alat lengkap.
Kode embed
<iframe
src="https://www.fixtools.io/json/json-validator?embed=1&lang=id"
width="100%"
height="780"
frameborder="0"
style="border:0;border-radius:16px;max-width:900px;"
title="Validator JSON by FixTools"
loading="lazy"
allow="clipboard-write"
></iframe>Ramah atribusi: tautan kecil "Powered by FixTools" muncul di footer embed.
Memperbaiki JSON yang tidak valid dimulai dari diagnosis yang benar. Alat ini berfokus mengungkap apa yang membuat dokumen ditolak, karena tanpa mengetahui penyebabnya Anda hanya akan menebak-nebak. Menggunakan logika setara JSON.parse, alat membaca teks Anda, berhenti pada pelanggaran pertama, lalu menjelaskan jenis masalah beserta posisinya yang persis. Perlu jujur sejak awal: alat menandai dan menerangkan kesalahan, tetapi pengeditan tetap Anda lakukan sendiri. Ini disengaja, karena perbaikan otomatis menuntut alat menebak maksud Anda, dan tebakan keliru dapat mengubah makna data yang sebenarnya benar. Dengan diagnosis yang jelas, langkah koreksi biasanya sederhana dan cepat. Bagian berikut merangkum penyebab yang paling sering muncul agar Anda dapat mengenalinya sekilas dan langsung tahu bagian mana yang perlu diubah.
Dua penyebab paling umum adalah koma akhir dan tanda kutip yang salah. Koma akhir terjadi ketika sebuah koma tertinggal setelah elemen terakhir dalam objek atau larik, tepat sebelum kurung penutup. Kebiasaan ini lumrah di JavaScript modern, tetapi JSON melarangnya, jadi solusinya adalah menghapus koma tersebut. Masalah kedua adalah pemakaian tanda kutip tunggal untuk membungkus kunci atau nilai teks. JSON hanya menerima tanda kutip ganda lurus, sehingga kutip tunggal maupun kutip pintar hasil salin dari dokumen akan ditolak. Perbaikannya adalah mengganti seluruh kutip yang salah menjadi kutip ganda biasa. Alat akan menunjuk lokasi tempat parser tersandung, dan begitu Anda melihat kutip tunggal atau koma yang menggantung di sekitar titik itu, penyebabnya menjadi jelas. Setelah diedit, jalankan validasi lagi untuk memastikan tidak ada sisa masalah serupa di bagian lain dokumen.
Dua penyebab lain yang sering muncul adalah kunci tanpa tanda kutip dan kurung yang belum ditutup. Dalam JSON, setiap kunci objek wajib dibungkus tanda kutip ganda, sehingga menulisnya polos seperti pada objek JavaScript akan membuat parser melaporkan token tak terduga. Perbaikannya adalah menambahkan tanda kutip ganda di sekeliling setiap nama kunci. Sementara itu, kurung yang belum ditutup terjadi ketika jumlah kurung kurawal atau kurung siku pembuka tidak sama dengan penutupnya, biasanya karena satu penutup terlupa saat menyusun struktur bersarang. Gejalanya, parser mencapai akhir input padahal ia masih menunggu penutup, sehingga pesan sering menyebut akhir data yang tidak diharapkan. Untuk memperbaikinya, telusuri struktur dari luar ke dalam dan pastikan setiap pembuka memiliki pasangan. Alat menandai lokasi yang membantu Anda mempersempit area pencarian kurung yang hilang tersebut.
Alat melaporkan satu penyebab pada satu waktu, yakni yang pertama ditemukan, sama seperti perilaku parser sungguhan. Karena teks yang rusak membuat parser kehilangan konteks, kesalahan di depan bisa menyembunyikan kesalahan berikutnya. Maka setelah Anda mengedit satu penyebab, jalankan validasi kembali sampai dokumen benar-benar bersih. Pendekatan bertahap ini adalah cara tercepat menuntaskan dokumen dengan banyak masalah kecil. Seluruh proses berlangsung di dalam browser Anda: teks JSON yang Anda tempel atau muat tidak pernah diunggah, dikirim, atau disimpan di server. Ini penting karena JSON yang bermasalah kerap berupa payload nyata dari sistem Anda, lengkap dengan data yang tidak seharusnya keluar dari perangkat. Dengan pemrosesan lokal, Anda bebas memperbaiki data sensitif tanpa risiko kebocoran, dan alat tetap bekerja meski koneksi internet sedang terputus.
Sebagai penutup, ada baiknya menegaskan kembali batas dan keunggulan alat ini secara jujur. Alat tidak mengklaim menyulap JSON rusak menjadi valid dengan sekali klik. Yang ia lakukan adalah menunjukkan dengan tepat apa yang salah dan di mana, lalu menyerahkan keputusan pengeditan kepada Anda yang paling memahami maksud data tersebut. Cara ini melindungi integritas data Anda dari perubahan yang tidak Anda kehendaki. Semua kemampuan tersebut tersedia gratis, tanpa pendaftaran, dan tanpa watermark pada hasil. Anda dapat memeriksa dan memperbaiki dokumen sebanyak yang diperlukan dalam satu sesi. Dengan memahami penyebab umum seperti koma akhir, kutip salah, kunci tanpa kutip, dan kurung terbuka, sebagian besar perbaikan JSON menjadi pekerjaan singkat yang bisa Anda selesaikan sendiri dengan percaya diri dan tanpa alat tambahan apa pun.
Tempel JSON tidak valid Anda di alat berikut untuk melihat penyebab pastinya dan lokasi persisnya, lalu edit sendiri hingga valid.
Panduan langkah demi langkah untuk perbaiki json tidak valid dengan mengetahui penyebab pastinya:
Tempel JSON yang tidak valid
Masukkan teks JSON yang ditolak parser ke kotak input, atau muat berkas .json dari perangkat. Seluruh isinya diproses di dalam browser Anda, jadi data tetap berada di komputer Anda sendiri.
Jalankan pemeriksaan penyebab
Alat membaca dokumen memakai logika setara JSON.parse dan berhenti pada pelanggaran pertama. Ia lalu menampilkan apa yang membuat JSON gagal beserta posisinya, sehingga Anda tahu penyebab pastinya bukan sekadar bahwa dokumen salah.
Pahami alasan dan lokasinya
Baca pesan yang menyebut jenis masalah, misalnya koma akhir atau token tak terduga, lalu buka baris dan kolom yang ditunjuk. Mengenali penyebab umum membantu Anda memutuskan pengeditan yang tepat dan cepat.
Edit lalu validasi ulang
Betulkan penyebabnya sendiri, seperti menghapus koma akhir, mengganti kutip tunggal, atau menutup kurung. Jalankan validasi lagi karena satu perbaikan bisa memunculkan masalah berikutnya yang tadinya tersembunyi di dokumen.
Situasi umum di mana pendekatan ini benar-benar membuat perbedaan:
Membersihkan koma akhir di respons API sebelum dipakai
Sebagian layanan mengirim JSON dengan koma akhir yang tidak sah. Tempel respons di sini agar alat menunjuk koma bermasalah, lalu hapus sebelum kode Anda mengonsumsinya, sehingga proses parsing tidak gagal saat aplikasi dijalankan.
Memperbaiki file konfigurasi yang menggagalkan build
Konfigurasi JSON dengan kurung yang belum ditutup dapat menghentikan pipeline deployment. Alat menunjukkan tempat parser berhenti, sehingga Anda cepat menemukan penutup yang hilang, mengeditnya, dan memvalidasi ulang sebelum menjalankan build berikutnya tanpa kejutan.
Merapikan JSON yang disalin dengan kutip tunggal
Cuplikan dari kode JavaScript sering memakai kutip tunggal yang tidak sah di JSON. Alat menandai token tak terduga di lokasi kutip itu, sehingga Anda tahu persis mana yang harus diganti menjadi kutip ganda sebelum menyimpannya.
Dapatkan hasil yang lebih baik dengan saran ahli ini:
Hapus koma akhir sebagai langkah pertama
Koma akhir adalah penyebab tersering JSON tidak valid. Bila alat menandai posisi tepat sebelum kurung penutup, kemungkinan besar ada koma menggantung di sana. Menghapusnya sering langsung menyelesaikan masalah dalam sekali edit yang sederhana.
Samakan semua kutip menjadi ganda lurus
Setelah menyalin dari editor atau dokumen, telusuri kutip tunggal dan kutip pintar yang tersisa. Ganti semuanya dengan kutip ganda lurus, karena hanya bentuk itu yang diterima JSON untuk membungkus kunci maupun nilai teks.
Hitung kurung dari luar ke dalam
Untuk kurung yang belum ditutup, telusuri struktur bersarang lapis demi lapis dan pastikan tiap pembuka punya penutup. Posisi yang ditunjuk alat mempersempit area, biasanya di dekat akhir dokumen tempat penutup terakhir semestinya berada.
Alat lain yang mungkin berguna bagi Anda:
Periksa JSON untuk kesalahan
Perbaiki koma akhir dalam JSON
Perbaiki token tak terduga JSON
Linter de JSON online para encontrar erros de sintaxe
Linter JSON online e gratuito que roda no navegador: cole o JSON e veja erros de sintaxe com a linha e a posição exata do primeiro problema.
Periksa JSON untuk kesalahan dan lihat lokasinya dengan tepat
Periksa JSON untuk kesalahan gratis di browser. Temukan error dalam dokumen JSON dan lihat posisi persisnya agar mudah diperbaiki. Tanpa unggah, tanpa daftar.
Validasi respons JSON API sebelum kode Anda mengonsumsinya
Tempel body respons API dan pastikan JSON-nya valid sebelum kode Anda mengonsumsinya. Validator gratis yang berjalan penuh di browser, tanpa unggah.
Validator skema JSON untuk memeriksa struktur dan tipe data
Validator skema JSON gratis di browser. Cek dokumen JSON terhadap JSON Schema untuk memastikan struktur, field wajib, dan tipe nilai benar. Tanpa unggah.
Validasi JSON dalam JavaScript dengan JSON.parse dan try/catch
Pelajari cara memvalidasi JSON di JavaScript dengan JSON.parse dan try/catch. Alat ini melakukan pemeriksaan yang sama di browser, gratis dan tanpa unggah.
Pemeriksa sintaks JSON untuk menemukan kesalahan format
Pemeriksa sintaks JSON gratis yang berjalan di browser. Periksa tanda kutip, kurung, dan koma, lalu temukan lokasi persis error sintaks. Tanpa unggah.
Buka Validator JSON untuk melihat batas gratis dan metode pemrosesannya.
Buka Validator JSON →Tingkat gratis · Tanpa akun · Batas transparan