Memastikan JSON bisa diurai saja belum cukup ketika data harus mengikuti bentuk tertentu.
Memuat Validator JSON…
Memvalidasi dokumen JSON terhadap JSON Schema yang Anda berikan
Memeriksa field wajib, tipe nilai, dan struktur bersarang
Menunjukkan bagian yang tidak sesuai dengan skema
Berjalan lokal di browser, JSON dan skema tidak diunggah
Pasang Validator JSON di blog, dokumentasi, intranet, atau portal sekolah dengan iframe. Pemrosesan, privasi, dan batas penggunaan sama seperti pada halaman alat lengkap.
Kode embed
<iframe
src="https://www.fixtools.io/json/json-validator?embed=1&lang=id"
width="100%"
height="780"
frameborder="0"
style="border:0;border-radius:16px;max-width:900px;"
title="Validator JSON by FixTools"
loading="lazy"
allow="clipboard-write"
></iframe>Ramah atribusi: tautan kecil "Powered by FixTools" muncul di footer embed.
JSON Schema adalah standar untuk mendeskripsikan bentuk yang harus dimiliki sebuah dokumen JSON. Alih-alih hanya memeriksa apakah teks dapat diurai, validasi skema menilai apakah data mengikuti sebuah kontrak: properti apa yang boleh ada, mana yang wajib, dan tipe nilai seperti apa yang diperbolehkan. Ini berguna ketika beberapa sistem harus bertukar data dengan bentuk yang disepakati, misalnya antara backend dan frontend, atau antara layanan dengan mitra eksternal. Dengan menuliskan skema sekali, Anda dapat memeriksa banyak dokumen terhadap aturan yang sama secara konsisten. Validator FixTools menerima dua masukan dari Anda, yaitu dokumen JSON dan skemanya, lalu melaporkan apakah dokumen memenuhi seluruh batasan. Pendekatan berbasis kontrak ini menangkap kesalahan bentuk data jauh sebelum kesalahan itu menyebabkan bug di sisi konsumen.
Skema JSON dapat menyatakan banyak jenis batasan, dan validator memeriksanya satu per satu terhadap dokumen Anda. Kata kunci type menetapkan tipe nilai yang diharapkan, seperti string, number, integer, boolean, object, array, atau null, sehingga angka yang tertulis sebagai teks berkutip akan dianggap menyimpang bila skema meminta number. Kata kunci required mendaftar properti yang wajib hadir, sehingga field yang hilang langsung terdeteksi. Kata kunci properties mendeskripsikan bentuk tiap properti pada objek, dan skema dapat bersarang untuk memeriksa objek di dalam objek maupun elemen di dalam larik. Batasan lain seperti panjang minimum, nilai minimum, atau pola teks juga dapat ditetapkan tergantung skema Anda. Dengan begitu, validasi skema tidak sekadar menanyakan apakah data valid, melainkan apakah data itu sesuai dengan aturan bisnis yang telah Anda rumuskan.
Sebelum mencocokkan data terhadap skema, kedua dokumen harus terlebih dahulu valid secara sintaks. Jika dokumen JSON atau skemanya sendiri memiliki kesalahan sintaks, seperti koma berlebih atau tanda kutip yang salah, alat akan menunjukkan posisi kesalahan itu lebih dulu, karena teks yang tidak dapat diurai tidak mungkin dicocokkan. Setelah keduanya lolos, validator menilai batasan skema dan melaporkan bagian yang menyimpang. Anda akan melihat penyimpangan seperti field wajib yang hilang, tipe nilai yang tidak cocok, atau properti yang melanggar aturan tertentu. Informasi ini menunjuk ke lokasi di dalam dokumen sehingga Anda dapat menelusuri bagian yang perlu diubah. Perlu diingat, penyimpangan bisa berasal dari data yang salah maupun dari skema yang terlalu ketat, jadi bacalah laporan untuk memutuskan sisi mana yang sebaiknya Anda sesuaikan.
Validasi skema di FixTools sepenuhnya berjalan di dalam browser Anda. Baik dokumen JSON maupun skema yang Anda tempel tetap berada di perangkat Anda dan tidak pernah diunggah, dikirim, atau disimpan di server mana pun. Hal ini sangat berarti karena skema sering kali mencerminkan struktur internal sistem, dan dokumen uji dapat memuat contoh data pengguna atau konfigurasi sensitif. Dengan pemrosesan lokal, Anda bisa memeriksa kontrak data internal tanpa membocorkan rancangan sistem ke pihak ketiga. Tidak adanya panggilan jaringan juga berarti alat tetap berfungsi ketika koneksi terputus, dan hasil muncul cepat tanpa menunggu balasan server. Bagi tim yang menerapkan kebijakan keamanan ketat, kemampuan memvalidasi skema secara lokal menjadi cara praktis memeriksa kesesuaian data tanpa melanggar aturan penanganan data perusahaan.
Seperti alat validasi lainnya, validator skema ini menunjukkan masalah, bukan memperbaikinya untuk Anda. Ketika sebuah dokumen tidak memenuhi skema, alat menjelaskan penyimpangan yang ditemukan, tetapi keputusan koreksi tetap di tangan Anda. Anda mungkin perlu menambah field yang hilang, membetulkan tipe nilai, atau justru melonggarkan skema bila ternyata aturannya terlalu kaku untuk kasus yang sah. Menyerahkan perbaikan otomatis kepada alat berisiko menyembunyikan perbedaan penting antara niat Anda dan bentuk data sebenarnya. Semua kemampuan ini tersedia gratis tanpa biaya, tanpa pendaftaran, dan tanpa watermark. Anda dapat mencoba banyak pasangan dokumen dan skema dalam satu sesi untuk menyempurnakan kontrak data Anda. Dengan memasukkan validasi skema ke alur kerja, Anda menjaga agar seluruh dokumen tetap konsisten terhadap struktur yang telah disepakati bersama tim.
Tempel dokumen JSON beserta JSON Schema-nya di validator berikut untuk memeriksa apakah struktur, field wajib, dan tipe nilai sudah sesuai.
Panduan langkah demi langkah untuk validator skema json untuk memeriksa struktur dan tipe data:
Siapkan dokumen JSON
Tempel dokumen JSON yang ingin Anda uji ke kotak input, atau muat berkas .json dari perangkat. Pastikan dokumen ini adalah data nyata yang perlu dicocokkan terhadap kontrak skema Anda dalam proyek.
Berikan JSON Schema
Masukkan skema yang mendeskripsikan bentuk data yang diharapkan, mencakup properti, field wajib melalui kata kunci required, dan tipe nilai melalui kata kunci type seperti string, number, atau object.
Jalankan validasi skema
Alat pertama memastikan kedua dokumen valid secara sintaks, lalu mencocokkan data terhadap aturan skema. Proses ini berlangsung di browser Anda dan menilai apakah setiap batasan pada skema sudah terpenuhi oleh dokumen.
Baca laporan ketidaksesuaian
Jika data menyimpang, alat menunjukkan bagian yang bermasalah, misalnya field wajib yang hilang atau tipe nilai yang keliru. Perbaiki dokumen atau sesuaikan skema, lalu jalankan validasi kembali hingga cocok.
Situasi umum di mana pendekatan ini benar-benar membuat perbedaan:
Memastikan respons API sesuai kontrak yang disepakati
Tim backend dan frontend biasanya menyepakati bentuk respons. Uji contoh respons terhadap skema untuk memastikan setiap field wajib hadir dan bertipe benar, sehingga integrasi tidak gagal karena data menyimpang dari kontrak yang ditetapkan bersama.
Memvalidasi file konfigurasi terhadap skema sebelum deployment
Banyak alat menyediakan skema untuk berkas konfigurasinya. Cocokkan konfigurasi JSON Anda terhadap skema tersebut sebelum deployment agar field wajib tidak terlewat dan tipe nilai tepat, mencegah kegagalan yang baru muncul saat aplikasi dijalankan di produksi.
Menyaring data masukan dari pihak eksternal
Saat menerima JSON dari mitra atau formulir, validasi terhadap skema memastikan struktur data memenuhi harapan Anda. Field yang hilang atau tipe yang keliru langsung terlihat, sehingga data buruk dapat ditolak sebelum masuk lebih jauh ke sistem Anda.
Dapatkan hasil yang lebih baik dengan saran ahli ini:
Pastikan skema Anda sendiri valid
Skema juga ditulis dalam JSON, jadi ia bisa memiliki kesalahan sintaks. Bila validasi tidak berjalan seperti harapan, periksa dulu apakah skema itu sendiri sudah valid, karena skema yang rusak membuat pencocokan tidak bisa dilakukan.
Mulai dari skema longgar lalu perketat
Awali dengan skema yang hanya menetapkan field wajib dan tipe dasar, uji terhadap data nyata, lalu tambahkan batasan lebih ketat secara bertahap. Cara ini menghindari skema yang terlalu kaku sehingga menolak data yang sebenarnya sah.
Perhatikan angka versus teks berangka
Kesalahan umum adalah nilai angka yang tertulis sebagai teks berkutip. Bila skema meminta number tetapi data berisi teks, validator menandainya. Pastikan nilai numerik tidak dibungkus tanda kutip agar tipe cocok dengan yang diminta skema Anda.
Alat lain yang mungkin berguna bagi Anda:
Validasi JSON online gratis
Periksa JSON untuk kesalahan
Validasi respons JSON API
Periksa JSON untuk kesalahan dan lihat lokasinya dengan tepat
Periksa JSON untuk kesalahan gratis di browser. Temukan error dalam dokumen JSON dan lihat posisi persisnya agar mudah diperbaiki. Tanpa unggah, tanpa daftar.
Pemeriksa sintaks JSON untuk menemukan kesalahan format
Pemeriksa sintaks JSON gratis yang berjalan di browser. Periksa tanda kutip, kurung, dan koma, lalu temukan lokasi persis error sintaks. Tanpa unggah.
Perbaiki JSON tidak valid dengan mengetahui penyebab pastinya
Perbaiki JSON tidak valid gratis di browser. Alat menandai penyebab pasti seperti koma akhir atau kutip salah, lalu Anda mengeditnya. Tanpa unggah.
Validasi JSON online gratis langsung di browser
Validasi JSON online gratis langsung di browser. Tempel JSON dan lihat seketika apakah valid, dengan posisi error pertama jika ada. Tanpa unggah.
Linter de JSON online para encontrar erros de sintaxe
Linter JSON online e gratuito que roda no navegador: cole o JSON e veja erros de sintaxe com a linha e a posição exata do primeiro problema.
Cara memperbaiki galat token tak terduga pada JSON
Galat Unexpected token muncul karena karakter salah tempat di JSON. Alat gratis ini menunjukkan posisinya di browser agar mudah Anda temukan dan perbaiki.
Buka Validator JSON untuk melihat batas gratis dan metode pemrosesannya.
Buka Validator JSON →Tingkat gratis · Tanpa akun · Batas transparan